Puncak Maulud Nabi, Kraton Surakarta Keluarkan Sepasang Gunungan

4
Sebuah Gunungan yang baru dikeluarkan dari Kraton Surakarta

Solo – Dua pasang gunungan yang keluar dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Sabu (3/1) siang, menandai puncak peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW. Kedua Gunungan tersebut diarak menuju ke Masjid Agung Surakarta.

Sepasang gunungan tersebut dibedakan dari namanya, yakni gunungan Jaler (laki-laki) dan gunungan Estri (perempuan). Selain sepasang gunungan tersebut, ikut juga dalam arakan gunungan anakan.

“Gunungan itu menggambarkan kehidupan, karena terdiri dari sepasang laki-laki, perempuan dan juga seorang anak. Gunungan tersebut semua dibuat dari hasil bumi, seperti sayur-sayuran, buah-buahan dan masih banyak lagi,” ujar wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Kasunanan Surakarta, KP Winarno Kusumo, disela kegiatan.

Gunungan ini sendiri dibuat sebagai wujud syukur kepada sang pencipta atas karunia Nya selama ini.

Setelah dikirab dari Keraton Kasunanan menunju Masjid Agung, gunungan tersebut langsung dikerumuni oleh masyarakat yang sudah menantikan prosesi tersebut.

Dijelaskan oleh pria yang akrab disapa Kanjeng Win, untuk membuat satu pasang gunungan tersebut menelan biaya sekitar Rp 15 juta.

“Kalau gunungan anakan itu terdiri dari uang receh (logam). Simbolnya, dimana seorang manusia diingatkan untuk tetap mensyukuri hasil yang kita dapat dan selain itu , manusia diingatkan jangan ngoyo (memaksakan) diri untuk terus mengejar materi,” jelasnya.

Sebagai informasi, dalam peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW, kerator Surakarta mengadakan berabagai kegiatan keagamaan yang sudah menjadi tradisi di kesunanan Surakarta selama ini. Diantaranya adalah mengeluarkan benda pusaka dan mecucinya, serta kegiatan mengarak Gunungan yang dilakukan hari ini.

Sebuah Gunungan yang baru dikeluarkan dari Kraton Surakarta
Sebuah Gunungan yang baru dikeluarkan dari Kraton Surakarta

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca