Puluhan Sopir Mogok Dan Temui Walikota Solo

3

sopir Otganda Solo mogok

Solo – Puluhan sopir bus dan taksi yang tergabung dalam Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) Kota Solo melakukan aksi mogok, pada Rabu (19/11) siang. Aksi ini merupakan bentuk penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Mereka melakukan aksi mogok dengan memarkirkan kendaraan mereka di kawasan Jalan Jendral Sudirman Solo.

Dalam aksi ini, para sopir juga menghentikan paksa armada yang nekat beroperasi dan membawa penumpang. Selain melakukan penolakan terhadap kenaikan harga BBM, mereka juga menuntut ada solusi dari pemerintah perihal tarif angkutan.

Salah seorang sopir taksi, Sugeng, saat ditemui Fren247 disela aksinya meminta pemerintah harus secepatnya menentukan kenaikan besarnya tarif angkutan. Jika ini tidak segera dilakukan para sopir akan menjadi korban kenaikan harga BBM.

“Kemarin sebelum naik saja, penghasilan saya dalam satu hari hanya Rp 60.000. Namun saat kenaikan harga BBM kemarin, saya harus tombok. Karena besarnya uang setoran yang diberkan tak sesuai pendapatan,” katanya.

Sementara itu ketua Organda Solo, Joko Suprapto, menolak wacana pemerintah yang akan menaikan tarif angkutan 10 persen. Bagi dirinya itu tak sebanding dengan harga BBM saat ini. Terlebih lagi harga onderdil angkutan juga akan mengalami kenaikan.

“Paling tidak tarif angkutan naik sekitar 30 persen. Jika hanya 10 persen jelas itu tak akan cukup untuk biaya setoran dalam sehari, maupun untuk merawat armada,” tegasnya.

Selain mengadakan mogok di kawasan Jendral Sudirman, para sopir ini pun mendatangi Balaikota Solo. Mereka bertemu dan menyampaikan langsung aspirasinya kepada Walikota Solo, FX. Hadi Rudyatmo.

“Marilah kita tetap berjuang bersama agar Presiden Joko Widodo memikirkan kembali keputusan menaikan harga BBM. Aspirasi tetap saya terima, setelah ini saya harap para sopir semua untuk kembali melakukan tanggung jawabnya melayani masyarakat,” pinta Walikota Solo yang akrab disapa Rudy ini.

Hingga berita ini diturunkan, aksi unjuk rasa ini masih terus berlangsung dan saat ini pengunjuak rasa bergerak menuju kantor DPRD Solo untuk bertemu Pimpinan DPRD Solo.

191114-raditya-spir-mogok-2
Pengunjuk Rasa ditemui Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, di Balai Kota Solo

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca