Pong Hardjatmo Pukul Mundur Delapan Koruptor

1

Solo – Delapan koruptor, seperti Anas Urbaningrum, Gayus Tambunan, Akil Muchtar, Ratu Atut Chosiyah, Anggodo Wijaya dan lainya, tampak dengan santainya jalan-jalan di kawasan Car Free Day (CFD) Solo, Minggu (7/12) pagi. Kedelapan koruptor tersebut bukan sosok aslinya, melainkan hanya topeng bergambar wajah terdakwa KPK.

Tak hanya itu saja, topeng pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad juga tampak disana. Selain itu, tampak pula Seniman asal Solo, Pong Hardjatmo. Kehadiran Pong bukan semata topeng melainkan sosok asli Pong.

Dalam aksi ini, Abraham dan Pong memukul mundur para pelaku korupsi di Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari aksi teatrikal yang dilakukan mahasiswa Pusat Studi Transparansi dan Anti Korupsi (Pustapako) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

“Korupsi merupakan sebuah penyakit bangsa Indonesia, mau tak mau hal tersebut harus segera diberantas dan jangan sampai terus tumbuh subur di negara kita. Saya hanya berharap kepada siapapun itu pelaku korupsi, harus mendapat hukuman yang sesuai dengan peraturan. Jangan malah diperlakukan istimewa dengan bebas berkluyuran,” ujar Pong Hardjatmo disela kegiatan.

Sementara itu salah seorang kordinator kegiatan Rifky Pratama Putra mengatakan kegiatan ini untuk mengajak seluruh masyarakat agar tak melakukan korupsi, terlebih lagi generasi muda sebagai harapan dan patriot bangsa.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca