Keberadaan Batik Solo Trans Diakui Belum Optimal

0
Batik Solo Trans

Solo – Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo, Sri Indarjo menilai keberadaan Batik Solo Trans (BST) hingga saat ini belum sepenuhnya optimal. Padahal keberadaan BST sudah menjadi primadona transportasi massal Wong Solo dalam kurun empat tahun belakangan ini.

Salah satu ketidak optimalan tersebut terletak pada waktu. Dimana waktu selang antara armada satu dengan armada lainya masih cukup lama., sehingga tak jarang terjadi penumpukan penumpang.

“Selang waktu cukup lama ini karena BST harus bergantian dengan armada bus Kota lainya. Sehingga penumpang membutuhkan waktu yang cukup lama, untuk menanti kedatangan BST di setiap halte yang sudah kami sediakan,” ujar Sri Indarjo saat ditemui Fren247, di ruang kerjanya, Senin (8/12).

Pihaknya menilai, idealnya interval atau jarak waktu BST satu dengan lainya, antara 5 hingga 7 menit. Namun berdasarkan kondisi di lapangan, jarak tersebut masih diangka 10 menit. Tak hanya itu saja, pihaknya juga merasa perlu ada penambahan koridor jalur BST, yang saat ini baru ada 2 koridor yang beroperasi.

“Tahun depan akan kami evaluasi, baik masalah interval waktu maupun keberadaan armada. Yang jelas kami terus berupaya untuk memberikan sarana transportasi terbaik kepada masyarakat,” katanya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca