Jelang Maulud Nabi, Meriam Pusaka Nyai Setomi Dijamas

3
Persiapan untuk menjamas pusaka kraton Surakarta, meriam Nyai Setomi

Solo – Sehari menjelang puncak peringatan Maulud Nabi SAW yang jatuh pada, Sabtu (3/1) besok, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat melakukan Jamasan (mencuci) pusaka meriam Nyai Setomi, di kawasan bangsal Witono Sitihinggil, Keraton Kasunanan Surakarta, Jumat (2/1).

Pusaka meriam Nyai Setomi Keraton Kasunanan Surakarta tersebut di Jamas dengan menggunakan air dan beberapa hasil bumi.

Air hasil menjamas pusaka tersebut menjadi rebutan para warga masyarakat yang sudah menunggu sejak pagi hari. Banyak yang berangapan, jika berhasil mendapatkan air jamasan tersebut akan terlihat awet muda.

Sutarno, salah seorang abdi dalem, juga turut membawa pulang dua botol air jamasan tersebut. Menurut Sutarno, air tersebut bakal disimpan untuk mengobati luka. Ia yakin air tersebut dapat menjadi obat.

Pengageng Sasana Wandawa Keraton Kasunanan Surakarta, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Puger yang memimpin kegiatan tersebut, menjelaskan kegiatan ini rutin diadakan setiap Grebeg Maulud. Hal ini dilakukan agar pusaka itu tetap terjaga keawetannya meskipun terus digerus oleh zaman.

“Ini satu dari beberapa pusaka yang dimiliki oleh Keraton Solo, sehingga harus dijaga dan dirawat, karena bagaimanapun juga pusaka ini memiliki sejarah panjang terkait Keraton Kasunanan,” kata KGPH Puger.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca