Direktorat PKLK Tak Lelah Sadarkan Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus

22

Solo – Direktur Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dikdas Kemendikbud Sri Renani Pudjiastuti, menegaskan pihaknya tak akan pernah berhenti untuk melakukan sosialisasi kepada orang tua yang masih saja enggan menyekolahkan buah hatinya yang tergolong Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

“Masih ada 50 persen lebih ABK belum mendapatkan poendidikan, ini masih menjadi permasalahan di Indonesia, saya melihat masih banyak orang tua yang menyembunyikan anaknya, banyak orang tua yang menganggap memiliki seorang anak yang disabilitas itu merupakan aib. Padahal seperti itu menunjukan orang tua belum bisa memahami kebutuhan seorang anak ABK sebenarnya,” ujarnya saat menghadiri kegiatan Pagelaran karya siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB), di Pendapa Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Sabtu (13/12) siang.

Melihat hal tersebut, Sri sangat menyayangkan, padahal pemerintah tak pernah berhenti memberikan pelayanan terbaik bagi ABK, mulai dari penambahan sekolah maupun tenaga didik. Ia mengaku banyak tantangan yang dihadapi, salah satunya keberadaan orang tua yang normal, mengangap ada seorang siswa ABK yang bersekolah di sekolah tersebut akan mengurangi gengsi sekolah.

“Padahal banyak anak-anak penyandang disabilitas itu, bisa mengikuti sekolah di reguler. Karena siswa tersebut tak punya hambatan intelektualitas,” tegasnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca