Berlakukan Tarif Progresif, Pengguna Parkir di Pinggir Jalan Berkurang

1

JL. Slamet Riyadi Solo

Solo – Kassubag Tata Usaha Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD) Perparkiran Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo, Henry Satya Negara, menilai bahwa jumlah kendaraan yang memarkirkan kendaraan pribadinya di kawasan Jalan Slamet Riyadi mulai berkurang. Hal ini tak lepas dari diberlakukanya tarif parkir progesif untuk setiap jamnya.

“Kebanyakan parkir mobil pribadi. Jelas hal ini menyebabkan kemacetan, oleh sebab itu kami berlakukan tarif progresif setiap jamnya. Harapan kami para pengguna parkir mau memarkirkan kendaraanya didalam lahan parkir yang telah disediakan. Misalnya saat berkunjung ke SGM (Solo Grand Mall), ya mobil tersebut dimasukan dalam parkiran SGM, jangan malah diparkirkan di pinggir jalan yang menggangu lalu lintas,” ujar Henry saat berbincang dengan Fren247 baru-baru ini.

Maksud tarif progresif, yakni untuk satu jam pengguna parkir akan dikenakan biaya Rp 3.000. Sehingga semakin lama kendaraan tersebut diparkirkan, biaya yang dikeluarkan untuk membayar jasa parkir juga semakin besar.

“Petugas parkir telah kami berikan alat untuk mencatat waktu. Andai kendaraan tersebut diparkir selama 3 jam, ya berarti Rp 3.000 dikalikan 3 jam. Dengan tingginya biaya parkir, akan memberikan efek jera kepada pengguna jasa parkir,” jelas Henry.

Meski begitu, pihaknya tetap yakin kedepan kendaraan pribadi sudah tak ada yang terparkir di pinggir jalan kawasan Slamet Riyadi. “Kalau yang protes banyak terkait tingginya biaya parkir. Awal mula memang meraka belum mengetahui maksud tersebut, namun setelah kami jelaskan dan kami beri solusinya akhirnya pihak tersebut sadar,” katanya.

“Kedepan kami yakin kawasan tersebut sudah bebas dari tempat parkir. Sehingga hal ini tak menyebabkan kemacetan. Karena memang kawasan tersebut salah satu jantung Kota Solo,” harap Henry.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca