Polda Bali Siap Mengawal Jalannya Eksekusi Mati Bali Nine

1

Denpasar – Polda Bali siap mengawal jalannya eksekusi terpidana mati kasus narkoba Bali Nine, yaitu Myuran Sukumaran dan Andrew Chan. Saat ini sudah beredar kabar bahwa eksekusi  mati warga Australia itu tidak akan di lakukan di Bali.

Wakapolda Bali Brigjen Pol Nyoman Suryastra menjelaskan bahwa siap menjalankan dan mengawal berjalanya eksekusi terpidana mati kasus narkoba tersebut.

“Kita belum tahu akan mengawal sampai mana, sampai bandara atau dimana.  Kalau semisal kita diminta untuk mengawal sampai bandara kami akan mengawal sampai sana,” paparnya, di Denpasar (30/01).

Dia mengatakan, hingga saat ini Polda Bali belum diminta untuk melakukan eksekusi mati Andrew Chan dan Myuran Skumaran. Dia juga menjelaskan bila sesuai dengan SOP biasanya Brimop akan menyiapkan satu regu tembak, dalam satu regu itu ada 12 orang.

“Untuk jelasnya seperti tanggal waktu dan tempat itu kami belum tahu, pasalnya kita hanya akan menjalankan saja. Tapi yang jelas kami siap mengawal berjalannya eksekusi itu,” jelasnya.

Dia menjelaskan, detik-detik eksekusi warga Australia pihak Polda hingga saat ini tidak melakukan penjagaan ketat di daerah sekitar Lapas Kerobokan. “Penjagaanya ya seperti biasa, tidak ada penjagaan khusus,”ujarnya.

Seperti diketahui grasi Myuran Sukumaran dan Andrew Chan telah ditolak oleh president Joko widodo, kedua terpidana narkoba itu menyelundupkan heroin sekitar 8,2 kilogram ke Bali pada tahun 2005.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca