Perguruan Tinggi se-Bali Deklarasikan Bebas Rokok di Kampus

0
Deklarasi kampus bebas rokok di Bali

Kuta – Bali Tobacco Control Initiative (BTCI) Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana bersama Universitas se-Bali mendeklarkasikan kampus bebas rokok.

Koordinator BTCI, Made Kerta Duana menjelaskan bahwa faktor resiko munculnya perilaku merokok pada remaja sangat dipengaruhi masifnya iklan promosi dan sponsorship yang secara tidak langsung mendorong remaja dan anak-anak menjadi perokok pemula.

“Selain itu masih banyaknya iklan masuk sekolah/kampus dengan berkedok beasiswa/scholarship menambah kekahawatiran anak dan remaja sangat dekat dengan rokok dan tidak melihat roko sebagai sebuah ancaman kesehatan,” terangnya saat deklarasi kampus bebas rokok, di Kuta, Badung, Senin (16/02).

Dia mengatakan, dengan adanya deklarasi bebas rokok ini diharapakan bisa menekan angka perokok di Bali, khususnya para remaja yang baru mulai merokok. Dia juga menambahkan fasilitas pendidikan termasuk perguruan tinggi dalam regulasi pengendalian tembakau telah diatur sebagai kawasan tanpa rokok.

Tetapi implementasinya kebijakan Kawasan Bebas Rokok (KTR) belum sepenuhnya dilaksanakan ditempat belajar mengajar terutama di perguruan tinggi.

“Kami sebagai sebuh lembaga pendidikan yang akan mencetak para calon pembuat kebijakan, tentunya kewajiban moral bagi semua stackholder yang berkaitan untuk memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dalam hal mematuhi aturan terkait kawasan tanpa rokok,” jelasnya.

Deklarasi tersebut diikuti oleh seluruh kampus di Bali, seperti Stikom, sekolah perguruan tinggi pariwisata Bali, dan masih banyak kampus lainnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca