Pemprov Bali Kucurkan dana 21% dari APBD untuk Pendidikan

1
I Ketut Sudikerta, Wakil Gubernur Bali

Denpasar – Sebagai kumpulan pendidik yang tergabung dalam sebuah organisasi sosial, sudah seharusnya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bali telah merumuskan dan melaksanakan program kerja untuk meningkatkan kulitas sumber daya manusia.

Oleh karenanya semua usaha yang dilakukan diharapkan dapat menghasilkan output pendidikan yang berkualitas dan memiliki kompetensi, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Bali dalam menghadapi persaingan era global.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta, dalam pembukaan Konferensi PGRI Masa Bhakti 2015-2020 di Hotel Harris Denpasar, pada (13/02).

Sudikerta menjelaskan Pemrov Bali mendukung pembangunan di bidang pendidikan. Pemprov Bali pada tahun 2015 menganggarkan sebesar 21% dari APBD untuk pendidikan , melebihi dari yang diatur oleh standar nasional sebesar 20%.

Lebih lanjut Wagub Sudikerta berharap dalam musyawarah ini dapat mengedepankan kaedah-kaedah PGRI yang sesuai dengan aturan dan kode etik.

Dia juga berpesan agar pengurus lama tetap berperan dalam meningkatkan sumber daya manusia dan menghasilkan output pendidikan yang cerdas, berkualitas, memiliki kompetensi tinggi serta berdedikasi terhadap NKRI.

Sementara itu Ketua Pengurus Besar PGRI Pusat Unifah Rosyidi, menyampaikan bahwa perkembangan Bali dalam dunia pendidikan memiliki grafik prestasi yang luar biasa.

Dimana prestasi pendidikan di Bali baik dari tenaga pendidik maupun siswanya, mampu menduduki prestasi di tingkat nasional maupun internasional melalui perlombaan yang diikuti. Ia juga mengingatkan agar Bali jangan sampai lengah dalam menghadapi persaingan global.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca