Menkop dan UKM Ingin Indonesia Sebagai Raja Busana Muslim di Dunia

3
Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, di Denpasar, Kamis (29/01).

Denpasar – Sebagian besar warga Indonesia beragama Islam, dan rata-rata perempuan Indonesia memakai jilbab. Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, AA Ngurah Puspayoga ingin menjadikan Indonesia sebagai raja industri pakaian muslim.

Puspayoga menjelaskan bahwa produk pakaian di Indonesia juga memiliki kualitas yang bagus dan sebagian besar yang memproduksi pakaian itu adalah para pelaku usaha mikro.

“Sekarang ini bagaimana Indonesia bisa menjadi raja busana Muslim di dunia , tidak hanya di negara Asia saja tapi diseluruh dunia,” terangnya di Denpasar, Kamis (29/01).

Menurut Puspayoga, untuk mencapai keinginan atau impian itu produk-produk Indonesia harus memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI). “Sekarang ini di Indonesia sudah banyak memiliki produk tekstil sendiri, tapi sayangnya masih banyak yang belum memiliki SNI,” jelasnya.

Untuk mempermudah pelaku usaha Kemenkop akan bekerjasama dengan badan SNI.

“Kalau kami bekerjasama dengan badan SNI itu untuk mempermudah pelaku usaha memiliki SNI. Apabila produk para pelaku UKM sudah ber SNI maka akan mudah diterima di pasar,” terangnya.

Puspayoga menjelaskan, selain mendorong SNI, untuk melindungi produk tekstil Indonesia, pihaknya tidak akan menerima tekstil dari luar negeri yang bercorak kebudayaan Indonesia seperti batik.

” Seperti diketahui, saat ini batik dari China membanjiri pasar Indonesia, untuk itu perlu dilakukan pengetatan tentang produk-produk tekstil yang ada hubunganya dengan budaya Indonesia,” ungkap Puspayoga.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca