Dua Orang Bandar Narkoba Lintas Provinsi Dibekuk Ditserse Narkoba Polda NTT

1
AKBP Kumbul KS didampingi Kabag Humas Polda NTT

Kupang – Tim Direktorat reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali membekuk dua orang jaringan bandar┬ánarkoba lintas Provinsi. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 paket ganja kering dan sejumlah uang.

Kedua orang pengedar narkoba ini, merupakan target operasi dari tim Ditserse narkoba Polda NTT, karena disinyalir merupakan bandar narkoba dan komplotan pengedar narkoba terbesar, serta sering memasok obat-obat terlarang ini dari luar daerah ke wilayah NTT.

Dari tangan para tersangka, aparat kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 paket ganja kering, dengan masing-masing paket berisi 6,7 gram dan 318,2 gram.

Menurut Direktur Reserese Kriminal Narkoba Polda NTT, AKBP Kumbul Kusdiyanto, sebelumnya barang terlarang ini dibeli dari Alan, seorang mahasiswa di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Paket narkoba ini kemudian akan diedarkan oleh Hery warga asal Bima dan Anto warga asal Jawa Tengah.

“Mereka akan mengedarkan ganja itu di kabupaten Manggarai Barat. Namun aparat kepolisian yang sudah mengetahui terlebih dahulu niat kedua orang pengedar narkoba ini, langsung ke pelabuhan Labuan Bajo dan mengamankan tersangka,” ujar Kumbul, Selasa (27/1).

AKBP Kumbul juga menambahkan, NTT merupakan daerah rawan urutan kelima di Indonesia terjadinya peredaran narkoba. Diantara penyebabnya adalah karena langsung berbatasan dengan negara Timor Leste dan Australia sebagai pintu masuk.

Atas kasus ini, kedua orang pengedar narkoba tersebut diancam dengan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Predaran Narkotika, pasal 111 ayat 1, dengan hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal seumur hidup.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca