Berlakukan Tarif Lama, Kernet Nyaris Dihakimi Penumpang

2

Kupang – Meskipun pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menetapkan tarif baru angkutan kota (Angkot) di daerah itu, namun sebagian besar angkot masih menggunakan tarif lama. Akibatnya kernet dan penumpang kerap terlibat adu mulut dan nyaris adu jotos.

Seperti yang dialami, Samuel, salah satu penumpang angkot di Kota Kupang
yang kesal dengan sikap kernet yang masih berlakukan tarif lama.

“Saya kasih uang Rp 5 ribu, tapi hanya kembalikan Rp 1000. Padahal, tarif
angkot sudah turun,” kata Samuel, Kamis, (22/1), yang nyaris memukul
kernet, karena masih berlakukan tarif lama.

Bukan saja Semual, Rini mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kupang
juga menyampaikan hal yang sama bahwa kernet masih menagih tarif angkot
sesuai dengan tarif lama.

“Saya kasih uang pas dua ribu rupiah, tapi konjak minta tambah seribu lagi.
Dia bilang belum ada penetapan tarif dari pemerintah, padahal saya sudah
baca dikoran kalo harga sudah turun dari kemarin,” katanya.

Untuk diketahui Pergub NTT, nomor 1 tertanggal 21 Januari 2015, tarif
angkutan untuk masyarakat umum yang sebelumnya Rp4.000 per penumpang, kini menjadi Rp3.500 untuk batas atas dan batas bawah Rp 3.000 per penumpang.

Sementara untuk mahasiswa dan pelajar turun dari Rp3.000 per penumpang
menjadi Rp 2.500 batas atas dan batas bawah Rp 2.000 per penumpang

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca