Andi Amran Harapkan Indonesia Timur Sebagai Pengekspor Sapi Se-Asean

1
Mentri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman didampingi Bupati Badung Anak Agung Gde Agung bertemu dengan para petani Desa Cemagi, Badung, Jumat (06/02).

Denpasar – Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman mengharapakan Indonesia wilayah timur seperti Bali, NTT dan NTB sebagai pengekspor sapi se- Asean.

Andi melihat sapi ditiga daerah itu sangat berpotensi dibandingan dengan sapi didaerah lainnya. Misal dalam ukuran berat, sapi Bali bisa mencapai sekitar 600 kilogram per ekor dengan umur 2 tahun.

Bali juga diharapkan menopang kebutuhan sapi di Indonesia, produksi sapi setahun di Indonesia sekitar 1,6 juta ekor sapi, sementara kebutuhanya hanya 1 juta ekor sapi.

“Bila melihat potensi sapi seperti yang dikatakan para peternak sapi di Bali kita bisa swasembada sapi. Bahkan kita bisa mengekspor sapi dinegara-negara asia,” ungkapnya, saat bertemu dengan petani Desa Cemagi, Badung, Jumat (06/02).

Ia juga berharap, Bali dapatĀ memproduksi sapi sekitar 200 ribu ekor per tahun. Selain itu Andi juga ingin sperma sapi Bali juga disebarkan keseluruh Indonesia.

“Bila seperma sapi Bali dijadikan benih unggulan dan disebarkan ke seluruh Indonesia secara otomatis semua daerah tidak akan kekurangan stok daging sapi,” terangnya.

Selain Bali, kata Mentan, daerah NTB, dan NTT juga penghasil sapi berkualitas tinggi di Indonesia.

“Swasembada ada diujung kaki kita. Sekitar 8 juta Bibit sapi kita itu diekspor keluar negeri. Setelah saya mengetahui itu kita menghentikan ekspor bibit. Kenapa kita mengekspor bibit padahal kita masih butuh itu, kita terus-terusan mengimpor sapi. Untuk itu kita harus hentikan pengeksporan bibit,” tegasnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca